Archive for the ‘Uncategorized’ Category

Electronic Passport, Satu Gagasan

Monday, March 15th, 2010

“ Tak ada lagi nanti seseorang nantinya mengelabui dengan berubah penampilan wajah, ganti nama, operasi plastik demi menyamarkan atau menghilangkan data diri sebelumnya. Setiap penduduk berangsur-angsur di ambil data biologisnya termasuk DNA, sidik jari , retina mata dan lainnya sebagai Identitas Pokok Tunggal. “

(more…)

Website baru :DUKUNG PARIWISATA

Thursday, December 31st, 2009
Senin, 28 Desember 2009 Departemen Kebudayaan dan Pariwisata baru saja mensosialisasikan website baru www.dukungpariwisata.com .  Walau dalam suasana liburan Natal dan tahun baru dan hujan gerimis sepanjang siang hingga sore hari,  ternyata peserta yang datang bisa dikatakan sangat memenuhi target yang diharapkan. Hal ini dilihat dari hampir semua kursi terisi penuh oleh undangan yang kebanyakan berasal dari kalangan Biro Perjalanan Wisata.   Peluncuran website ini memang mengandung rasa penasaran yang sangat besar para undangan yang hadir apakah yang akan diperkenalkan pada mereka mengenai website tersebut di atas. Apakah gerangan yang akan diperkenalkan kepada kalangan penggiat usaha di bidang kepariwisataan.
 
Dari paparan pemrakarsa Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, akhirnya semua menangkap sinyalemen bahwa pemerintah sudah menyediakan subuat wadah virtual untuk memasarkan kepariwisaan di tanah air. Banyak sisi positif yang dapat diambil, contohnya adalah setiap informasi selalu termutakhirkan dengan data yang valid karena semua data diisi oleh pihak-pihak penggiat usaha kepariwisataan. Didalamnya terdapat halaman-halaman setiap sektor usaha untuk dapat mengisi data perusahaan dan jenis jasa yang ditawarkan mulai dari travel agent, hotel, villa, restaurant dan segaal aspek pendukung kepariwisataan.
 
Penampilan dari situs ini dapat dibilang masih sangat sederhana untuk sebuah situs yang diluncurkan pemerintah yang membawa nama Indonesia. Dari kesederhanaan ini pula timbul setidaknya dua pertanyaan mengenai pertama desain masih tumpang tindih halaman dalam redaksional antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggeris. Masih minimnya halaman sehingga satu halaman travel list harus menampung sekaligus seluruh data travel agent dari seluruh Indonesia tanpa dikelompokan per wilayah atau per kota. Bayangkan apabila situs ini diisi oleh 2000 travel agent dari berbagai kota di Indonesia, akan sangat sulit mencari salah satu agent di satu kota tertentu. Artinya, masih harus dibagi menjadi beberapa sub halaman disesuaikan kota / wilayah yang ada di Indonesia. Pertranyaan kedua dari Ketua Umum ASPPI ( Asosiasi Profesional Pariwisata Indonesia ) Riyan Bahriyansyah adalah terlalu bebasnya semua pihak menginput data. Artinya, sangat dimungkinkan pihak-pihak yang tidak berkompeten seperti travel agent liat tak berizin, broker, calo dan lain-lain mengisi data dan menjual produk wisata di situs milik pemerintah. Apabila terjadi, tujuan mulia membentuk situs ini akan sia-sia apabila suatu saat ada wisatawan yang dikecewakan karena mencari informasi pariwisata di situs ini.
Satu temuan secara tidak sengaja dari fitur ini adalah beberapa pilihan fitur produck travel agent , disana diberikan pilihan produk yang ditawarkan seperti : INBOUND , OUTBOUND, TIKET, HOTEL VOUCHER, TRANSPORT . Yang menjadi sedikit kejanggalan disini adalah kenapa situs yang dibuat oleh pemerintah dengan tujuan mengembangkan pariwisata dalam negeri, tetapi masih memberi pilihan isian product OUTBOUND dalam menunya. Artinya, disini masih terdapat celah menggiring wisatawan Nusantara ( Domestik ) berlibur ke luar negeri. Ada baiknya segala yang berbau OUTBOUND TOUR tidak diberikan tempat di situs ini karena tujuannya sudah jelas, Mendukung Pariwisata Indonesia.

Di Pojok Bandara

Thursday, September 17th, 2009
Tak akan aku penat,
Kau ku tunggu
Tak kusangka kau delay hai burung besi pembawa  “tetamu”ku
 
Tak akan kurasa lama,
ku menanti ketidakpastian jumpa wahai “tamu”ku
Bergelas-gelas pastik kopi emperan parkir bandara
Berbatang-batang rokok kretek asongan inang-inang
 
Aku tetap menunggu,
Walau nyamuk brnyanyi riang menghibur telingaku ku
Walau deras hujan berkilat petir membasahi batik kebanggaanku
Walau lumpur hingga mengering dan debu menempel di kilauan sepatuku
 
Namun kau akan kusambut dengan seyum termanisku yang tersisa
 
istriku - abang pulang malam
Soekarno - Hatta Airport
4 September 2009